logo Kompas.id
β€Ί
Internasionalβ€ΊDiplomasi Kesehatan Global

Diplomasi Kesehatan Global

Diplomasi kesehatan global seharusnya fokus pada pemerataan akses dunia terhadap vaksin dan terapi untuk meningkatkan kesehatan populasi dunia, bukan meningkatkan pengaruh di kawasan demi kepentingan politik dan ekonomi.

Oleh
ADHITYA RAMADHAN
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/7zfGxiWFQC1-7Rr7aFN9-7h3UI0=/1024x683/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F02%2FGHANA-HEALTH-VIRUS-VACCINES_94725542_1614213914.jpg
Kompas

Pekerja bandara menurunkan vaksin Covid-19 kiriman COVAX dari pesawat di Bandara Internasional Kotoka di Accra, Ghana, 24 Februari 2021.

Dunia menyaksikan kabar menggembirakan ketika sejumlah negara Afrika mulai menerima kiriman vaksin Covid-19 dari COVAX, sebuah m ekanisme pengadaan vaksin Covid-19 global. Hanya dalam 10 hari terakhir, sebanyak 12 juta dosis vaksin Covid-19 telah dikirim ke 19 negara miskin dan berkembang.

Negara-negara miskin yang semula tidak memiliki akses atas vaksin Covid-19 yang berkhasiat itu kini mendapat vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech dan AstraZeneca-Oxford yang punya efikasi masing-masing 95 persen dan 70 persen. Program vaksinasi Covid-19 di negara seperti Rwanda, Kenya, dan Nigeria pun mulai berjalan.

Editor:
Bonifasius Josie Susilo H
Bagikan