logo Kompas.id
InternasionalUnicef Serukan Penghentian Kampanye Antivaksin di Medsos

Unicef Serukan Penghentian Kampanye Antivaksin di Medsos

Beberapa pekan sebelum campak mewabah, tingkat imunisasi di Samoa menurun menjadi 30 persen. Informasi antivaksin menyebar di media sosial. Sebagian pengunggah tinggal di negara maju.

Oleh kris mada
· 1 menit baca
Memuat data...
UNICEF/AFP/ALLAN STEPHEN

Seorang anak berusia 1 tahun divaksinasi MMR di Rumah Sakit Distrik Poutasi, Potasi, Samoa, dalam foto yang diambil pada 4 Desember 2019 dan dirilis Unicef Samoa, Kamis (5/12/2019).

APIA, KAMIS — Perusahaan-perusahaan pengelola media sosial didesak menghentikan penyebaran kampanye antivaksin. Kampanye seperti itu diduga ikut menurunkan tingkat vaksinasi, yang berujung pada mewabahnya campak di Samoa dan sejumlah negara kepulauan di Pasifik Selatan. Sejauh ini, 62 orang tewas di Samoa gara-gara wabah itu.

”Jelas mereka bertanggung jawab untuk bertindak dan memastikan masyarakat, khususnya mereka yang rentan, mendapat informasi guna menjaga nyawa anak-anak,” kata Sheldon Yett, Kepala Unicef Wilayah Kepulauan Pasifik, di Apia, Kamis (5/12/2019).

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Muhammad Samsul Hadi
Bagikan
Memuat data..