logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiEkosistem Belum Mendukung Kemajuan Riset

Ekosistem Belum Mendukung Kemajuan Riset

Ekosistem di Indonesia masih belum mendukung kemajuan riset dan inovasi. Kondisi itu mengakibatkan kegiatan riset belum terarah dan kurang efisien dalam menghasilkan karya inovasi yang bermutu.

Oleh Tim Kompas
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Bahana Patria Gupta

Robot yang diberi nama IVANA 1.0 bekerja di IT Telkom Surabaya, Jawa Timur, Rabu (17//6/2020). Robot buatan buatan IT Telkom Surabaya tersebut merupakan robot pembersih lantai dan ruangan sehingga mampu membantu tenaga medis dalam menangani pasien Covid-19. Robot mempunyai fitur seperti penyemprot disinfektan, pengumpul dan penyedot cairan, pengering lantai, penyemprot udara kering, sterilisasi virus di lantai dan ruangan.

JAKARTA, KOMPAS—Riset dan inovasi menjadi penentu kemajuan bangsa sehingga patut menjadi landasan pembangunan. Namun, data sejumlah lembaga global menyatakan, RI tertinggal dalam membangun ekosistem pengetahuan dan inovasi.

Meski Indonesia memiliki banyak periset bermutu, itu belum didukung ekosistem yang baik, salah satunya sistem penganggaran yang kaku. Akibatnya, sebagian peneliti memilih berkarya di luar negeri, sedangkan yang bertahan di Indonesia kesulitan menghasilkan karya riset kelas dunia.

Editor: evyrachmawati
Bagikan