logo Kompas.id
HumanioraKetika Bersekolah Belum Tentu ...
Iklan

Ketika Bersekolah Belum Tentu Belajar…

Askes bersekolah anak-anak di dunia, termasuk Indonesia, membaik. Namun, semakin banyaknya anak bersekolah belum menjamin siswa belajar kecakapan dasar yang berguna untuk masa depan.

Oleh
ESTER LINCE NAPITUPULU
· 5 menit baca
Siswa kelas VII SMP PGRI 4 Bandar Lampung memulai pembelajaran tatap muka, Senin (6/9/2021). Siswa yang sebagian besar anak-anak panti asuhan ini mendapatkan pendidikan gratis di SMP PGRI 4 Bandar Lampung, Lampung, yang masuk kategori sekolah kecil.
DOKUMENTASI SMP PGRI 4 BANDAR LAMPUNG

Siswa kelas VII SMP PGRI 4 Bandar Lampung memulai pembelajaran tatap muka, Senin (6/9/2021). Siswa yang sebagian besar anak-anak panti asuhan ini mendapatkan pendidikan gratis di SMP PGRI 4 Bandar Lampung, Lampung, yang masuk kategori sekolah kecil.

Diperkirakan 617 juta anak-anak dan remaja di dunia tidak dapat membaca kalimat sederhana atau melakukan perhitungan matematika. Padahal, dua pertiga dari jumlah anak-anak dan remaja tersebut benar-benar duduk di ruang kelas atau bersekolah.

Data global tersebut menunjukkan bahwa terlalu banyak anak yang masih berjuang untuk mempelajari kompetensi dasar yang dibutuhkan untuk mampu belajar lebih lanjut. Bahkan, sebelum pandemi Covid-19, lebih dari setengah anak berusia 10 tahun di seluruh dunia tidak dapat membaca dan memahami kalimat sederhana.

Editor:
ADHITYA RAMADHAN
Bagikan
Kantor Redaksi
Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Selatan 26-28, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000