logo Kompas.id
EkonomiBandara dan Stasiun di...

Bandara dan Stasiun di Semarang Sempat Lumpuh, Langkah Konkret Diambil

Pemerintah pusat mengambil langkah cepat, yakni mulai dari pembangunan tanggul di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani hingga peninggian rel kereta api di Stasiun Semarang Tawang. Itu sebagai antisipasi ke depan.

Oleh
ADITYA PUTRA PERDANA
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/NnRr4KxG0sdQyN6TMtiGjYG3LZQ=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F02%2Fd56bed6b-6a25-4524-9e8b-414aafbc6640_jpg.jpg
KOMPAS/ADITYA PUTRA PERDANA

Banjir merendam Stasiun Semarang Tawang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2021). Dengan kedalaman tertinggi 1 meter di titik terdalam, stasiun tersebut untuk sementara tak beroperasi. PT KAI memberikan pelayanan pengembalian uang tiket, pengalihan jalur, hingga pengalihan penumpang dengan moda transportasi lain, yakni bus.

SEMARANG, KOMPAS — Lumpuhnya sistem transportasi di bandara dan stasiun di Kota Semarang, Jawa Tengah, selama seharian pada Sabtu (6/2/2021) membuat pemerintah pusat mengambil langkah cepat. Mulai dari pembangunan tanggul di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani hingga peninggian rel kereta api di Stasiun Tawang.

Pada Sabtu, tingginya curah hujan menyebabkan Kota Semarang dikepung banjir, yang juga berdampak pada operasional Bandara Jenderal Ahmad Yani karena adanya genangan di sekitar landas pacu. Sebanyak 21 jadwal penerbangan pun terdampak. Namun, sejak Minggu (7/2/2021) pagi, bandara beroperasi normal.

Editor:
agnespandia
Bagikan