logo Kompas.id
β€Ί
Ekonomiβ€ΊKerja Sama dan Bahu-membahu...
Iklan

Kerja Sama dan Bahu-membahu Mencari Korban dan Kotak Hitam

Banyak pihak terlibat dan berkerja sama dalam proses pencarian dan evakuasi korban dan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 PK-CLC yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Oleh
Prayogi Dwi Sulistyo/M Paschalia Judith J
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/EMFmODstBSO35Uf34vQm16yunQI=/1024x621/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2021%2F01%2F74184e4a-7085-4c7c-8f86-98abfc30232e_jpg.jpg
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito (kanan) melakukan penyerahan kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ 182 kepada Ketua Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono (kiri) di Pelabuhan JICT II, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (12/12/2021). Penyerahan ini disaksikan oleh Panglima TNI Marsekal Basuki Tjahjono dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Meski kotak hitam pesawat ini telah ditemukan, operasi pencarian korban serta bagian-bagian pesawat masih terus dilanjutkan.

JAKARTA, KOMPAS β€” Kerja sama dan bahu-membahu dalam proses pencarian di perairan Kepulauan Seribu, Selasa (12/1/2021), menghasilkan penemuan kotak hitam berisi rekaman data penerbangan atau FDR dari pesawat Sriwijaya Air SJ-182 PK-CLC yang jatuh pada Sabtu (9/1/2021). Selanjutnya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi akan mengunduh data untuk menginvestigasi penyebab kecelakaan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyaksikan penyerahan kotak hitam yang dibawa KRI Kurau tersebut, dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kepada Kepala Basarnas Marsekal Madya Bagus Puruhito. Lalu, Bagus menyerahkan kepada Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.

Editor:
dewiindriastuti
Bagikan