logo Kompas.id
EkonomiOknum Aparat dan Pejabat Suburkan Penambangan dan Ekspor Timah Ilegal

Oknum Aparat dan Pejabat Suburkan Penambangan dan Ekspor Timah Ilegal

Banyak IUP hanya kedok untuk menampung hasil tambang ilegal. Oknum aparat dan pejabat tinggi menerima hasil pertambangan ilegal.

Oleh KRIS RAZIANTO MADA
· 1 menit baca
Memuat data...
GAKKUM KLHK

Petugas Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Satuan Polisi Pamong Praja mengungkap aktivitas tambang timah ilegal di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Gunung Menumbing, Bangka Belitung, Sabtu, (18/1/2020). Aktivitas tambang ini menggunakan selang sepanjang 30 meter memanfaatkan tingginya debit air dan ketinggian dataran. Dua pelaku ditahan dalam aktivitas tambang ini. Kerusakan lingkungan akibat tambang timah ilegal sangat masif di Bangka Belitung.

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah didorong membenahi tata kelola timah nasional. Kini, oknum aparat, pejabat daerah, dan politisi diduga mendukung aktivitas penambangan dan ekspor timah secara masif.

Ekonom Faisal Basri mengatakan, praktik penambangan dan ekspor timah ilegal amat marak dan terang-terangan. Oknum-oknum aparat terlibat dengan menjadi pemilik tambang secara langsung ataupun tidak langsung.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Aufrida Wismi Warastri
Memuat data..