logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanMenjauhkan Remaja dari Kecanduan Gawai

Menjauhkan Remaja dari Kecanduan Gawai

Situasi pandemi Covid-19 membuat penggunaan gawai meningkat pesat. Jika tidak dikontrol dengan baik, anak-anak dan dewasa muda rentan terjerat pemakaian gawai berlebihan hingga memicu persoalan kesehatan mental.

Oleh
ESTER LINCE NAPITUPULU
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Priyombodo

Seorang anak menggunakan gawai di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (18/2/2021). Pembelajaran jarak jauh secara daring selama pandemi Covid-19 dengan menggunakan gawai berdampak pada makin mudahnya anak-anak dan remaja mengakses gawai dengan berbagai fasilitasnya, seperti menonton dan bermain gim. Dibutuhkan perhatian orangtua untuk membatasi anak dan remaja bermain gawai agar terhindari dari kecanduan.

Tanpa diduga, situasi pandemi Covid-19 yang melanda dunia membuat semua orang harus berinteraksi melalui internet. Sebagian besar aktivitas pun membutuhkan gawai untuk belajar, bekerja, hiburan, dan banyak urusan lain. Tiada hari tanpa berselancar di dunia maya.

Pada awal pandemi, bandwith internet menjadi lebih tinggi. Penetrasi internet di Asia meningkat, termasuk Indonesia. Penggunaan internet di Indonesia tertinggi ke-8 di dunia, sedangkan penggunaan media sosial ke-9 di dunia.

Editor:
evyrachmawati
Bagikan