logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanTak Ada Data Terpilah, Lansia Kurang Dapat Perhatian

Tak Ada Data Terpilah, Lansia Kurang Dapat Perhatian

Kendati memiliki potensi untuk berkontribusi dalam pembangunan, penduduk lansia hingga kini tidak banyak mendapat perhatian. Keberadaan lansia justru lebih dianggap sebagai beban, dan rentan ditelantarkan.

Oleh
Sonya Hellen Sinombor
· 1 menit baca
Memuat data...
DOK PUSKESMAS BANDUNG

Jaonah (91), warga Kelurahan Bandung, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah menjalani vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Bandung, Selasa (22/6/2021). Jaonah merupakan lansia tertua yang divaksin di Kota Tegal.

JAKARTA, KOMPAS –  Penduduk lanjut usia di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Bahkan dalam lima dekade (1971-2019) jumlah lanjut usia mencapai sekitar 25 juta (9,6 persen) dari jumlah penduduk Indonesia. Meski demikian, hingga kini belum ada data terpilah penduduk lanjut usia, sehingga nasib para lanjut usia seringkali tidak menjadi pertimbangan prioritas dalam penyusunan kebijakan nasional.

Oleh karena itu, pemerintah diharapkan segera melakukan pembaruan data penduduk lanjut usia (lansia) atau warga senior, terutama data pilah, sehingga berbagai program yang disusun dan dijalankan pemerintah menyentuh persoalan dasar para lansia.

Editor:
Aloysius Budi Kurniawan
Bagikan