logo Kompas.id
Pendidikan & KebudayaanPenyerangan Guru Berdampak bagi Layanan Pendidikan di Papua

Penyerangan Guru Berdampak bagi Layanan Pendidikan di Papua

Organisasi PGRI menyatakan, aksi penembakan dua guru di Kabupaten Puncak berdampak besar bagi anak-anak Papua. Masalah ini menyebabkan perbaikan kualitas sumber daya manusia di Papua terkendala.

Oleh FABIO MARIA LOPES COSTA/MEDIANA
· 1 menit baca
Memuat data...
DOKUMENTASI IKATAN KELUARGA TORAJA KABUPATEN PUNCAK

Evakuasi salah satu dari dua tenaga guru yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata di Kabupaten Puncak. Jenazah tiba di Timika pada Sabtu (10/4/2021).

JAYAPURA, KOMPAS — Persatuan Guru Republik Indonesia menyatakan penyerangan dua guru di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, sebagai perbuatan tidak berperikemanusiaan. Insiden ini berdampak besar bagi perbaikan kualitas pendidikan di pedalaman Papua.

Hal ini disampaikan Nomensen Mambraku dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Papua di Kota Jayapura, Sabtu (10/4/2021).

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Agnes Swetta Pandia
Bagikan
Memuat data..