logo Kompas.id
Bebas AksesDKI Perlu 8,2 Juta Dosis...
Iklan

DKI Perlu 8,2 Juta Dosis Vaksin Penguat Hadapi Lonjakan Kasus dan Omicron

Dinas Kesehatan DKI menyatakan vaksinasi penguat (”booster”) terjamin, tetai dosis akan didatangkan bertahap. Vaksin bersama 3T menjadi cara DKI hadapi lonjakan kasus aktif dan varian Omicron.

Oleh
HELENA FRANSISCA NABABAN
· 3 menit baca
Warga lanjut usia antre untuk mengikuti program penyuntikan dosis ketiga atau <i>booster</i> vaksin Covid-19 di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (12/1/2022).
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO (TOK)

Warga lanjut usia antre untuk mengikuti program penyuntikan dosis ketiga atau booster vaksin Covid-19 di Puskesmas Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (12/1/2022).

JAKARTA, KOMPAS — DKI Jakarta memerlukan 8,2 juta dosis vaksin penguat atau booster untuk menghadapi lonjakan kasus aktif dan juga varian Omicron. Adapun kasus Omicron di Jakarta kembali bertambah hingga saat ini ada 856 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti, Selasa (18/1/2022), di Balai Kota DKI Jakarta, menjelaskan, secara total Ibu Kota membutuhkan 8,2 juta dosis vaksin penguat ( booster). ”Tentu itu tidak dalam satu kali pengiriman, tentu bertahap sesuai dengan Kemenkes, ” katanya.

Editor:
NELI TRIANA
Bagikan