logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

The heartbeat of a nation can pump two types of public emotions: love and fear. Emotions of love carry the tenets of compassion, humanity, unity, equality, justice and peace.

Pendidikan Pemanusiaan

Opini ·
Memuat data...

Pendidikan bermakna ialah pendidikan yang bisa mengembangkan kemanusiaan seutuhnya. Suhu pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara, secara tepat menyatakan bahwa pendidikan adalah proses belajar menjadi manusia seutuhnya

Heroism of Humanity

English ·
Memuat data...

In order to revive the spirit of positive-progressive patriotism, the acts of heroism must be able to reduce masculinity and replace it with a more feminine spirit.

Memuat data...

Andrea berkata, ”Negeri murung yang tak punya pahlawan.” Galileo menukas, ”Bukan. Negeri murung yang perlu pahlawan.” Pahlawan tak perlu dinanti, tetapi perlu diaktualisasikan dari jiwa segenap warga negara.

Memuat data...

Ninety-two years after the Youth Pledge, is the pursuit of Indonesian nationalism still relevant, or is has it become outdated with the passage of time?

Memuat data...

Tatkala tenunan solidaritas kemanusiaan dalam relasi domestik dan internasional kian tercabik oleh aneka bentuk anarkisme tribalistik dan globalisme triumphalis, saatnya kita hidupkan kembali api Sumpah Pemuda.

Memuat data...

Cendekiawan Yudi Latif mengeluarkan buku terbarunya berjudul ”Pendidikan yang Berkebudayaan: Histori, Konsepsi, dan Aktualisasi Pendidikan Transformatif”. Buku ini berisi kegelisahannya terhadap praktik pendidikan.

Memuat data...

To be honest, I, and perhaps most other Indonesians, have not read the 812-page Job Creation Law that was legislated as an omnibus law.

Tujuan dan Cara Etis

Opini ·
Memuat data...

Secara etis, antara tujuan dan cara itu tidak dapat dipisahkan. Maka, baik tujuan maupun cara harus terus diperiksa berdasarkan timbangan etis. Untuk sampai pada tujuan yang benar, kita harus berada di jalan yang benar.

Memuat data...

During each commemoration of Pancasila Sanctity Day, our national consciousness seems to be taken back by traumatic memories of being trapped in the shadow of hostility.

Halaman 1