logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Acara untuk mengenang jasa sekaligus mendoakan pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama, yang wafat pada hari Rabu, 9 September 2020.

Memuat data...

Memasuki usia 55 tahun, harian ”Kompas” diharapkan terus menimba inspirasi dari kondisi masyarakat. Potensi munculnya pengangguran dan kemiskinan akibat pandemi Covid-19 harus menjadi perhatian harian ”Kompas” ke depan.

Memuat data...

Romo Sindhunata memiliki cara unik menangkap fenomena pinggiran dalam karyanya. Ia tidak menampilkan pertentangan antara miskin dan kaya, antara penderitaan dan kebahagiaan, atau antara dosa dan kebaikan.

Memuat data...

Panggung Sastra Pertunjukan ”Kejujuran dalam Air Kata-kata” menjadi semacam ”paket komplit” dari sebuah upaya respon artistik atas karya-karya puisi Sindhunata

Memuat data...

Sastra sebagai ekspresi kebudayaan harus mampu disampaikan dengan cara-cara yang bisa ditangkap oleh zaman. Maka dari itu, sastra semestinya hidup dan dekat dengan masyarakat.

Memuat data...

Sastra sebagai ekspresi kebudayaan harus mampu disampaikan dengan cara-cara yang bisa ditangkap oleh zaman. Maka dari itu, sastra semestinya hidup dan dekat dengan masyarakat.

Memuat data...

Dalam pameran seni rupa jurnalistik di Taman Yakopan Oktober ini 45 seniman ingin menyampaikan pesan bahwa media cetak harus semangat menghadapi tantangan zaman Berita itu harus dikejar dan dicari bukan ditemukan Untuk itu wartawan harus rajin turun ke lapangan Demikian perupa Valenti

Memuat data...

Irwan Oetama (kedua dari kanan) dan CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama (ketiga dari kanan), putra salah seorang pendiri harian ”Kompas”, Jakob Oetama, meresmikan Taman Yakopan di kompleks Omah Petroek.

Memuat data...

Pembangunan Taman Yakopan diinisasi oleh Sindhunata sebagai refleksi sekaligus harapan besar agar Kompas tetap menjadi penunjuk arah bagi bangsa Indonesia.

Halaman 1