Kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengajak warga turut menjaga kondusivitas kotanya agar ekonomi kota berpenduduk 3,3 juta jiwa ini kembali berjalan secara optimal dan tidak ada warga yang kehilangan pekerjaan.

Memuat data...

Pemerintah Kota Surabaya gencar melakukan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, salah satunya dengan pelacakan kontak melalui uji usap gratis. Tak tanggung-tanggung, pelacakan antara 25 hingga 50 orang tiap pasien.

Memuat data...

Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya mengombinasikan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan, tes usap massal, dan isolasi untuk meredakan wabah Covid-19.

Memuat data...

Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Covid-19 Jawa Timur setengah bulan terakhir mencatat hampir 593.000 pelanggaran atau 39.500 pelanggaran harian sehingga memperlihatkan publik mengabaikan bahaya situasi wabah Covid-19.

Memuat data...

Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, memberikan vitamin tambahan untuk warga lanjut usia untuk meningkatkan daya tahan dan imunitas terhadap virus korona.

Memuat data...

Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menutup sementara pabrik rokok PT Tanjung Odi di Kecamatan Batuan dan membatasi pergerakan warga di tujuh desa yang berada di Kecamatan Saronggi.

Memuat data...

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menerbitkan surat edaran yang memberikan kewenangan Satgas Kampung Wani untuk memeriksa hasil tes usap warga dari luar kota dan pendatang yang menginap lebih dari tiga hari.

Memuat data...

Sebanyak 63 puskesmas di Surabaya melayani tes usap gratis bagi warga ber-KTP Surabaya. Kemudahan mengakses dan penggratisan biaya tes usap membuat minat warga mengikuti tes Covid-19 di Surabaya tinggi.

Memuat data...

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan mengubah sanksi pelanggar protokol kesehatan dari sanksi sosial menjadi denda. Sanksi denda diharapkan mampu menciptakan efek jera bagi pelanggar. Aturan disiapkan dalam Perwali.

Halaman 1