Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Di balik euforia ”scudetto” musim ini, awan hitam menaungi Inter Milan di musim depan. Akibat pandemi Covid-19, keuangan klub terganggu sehingga pemilik kemungkinan besar tak bisa jor-joran untuk musim depan.

Memuat data...

Jose Mourinho diharapkan para penggemar AS Roma bisa menyamai kesuksesan Fabio Capello, pelatih yang terakhir kali memberikan ”scudetto” ke klub itu pada 2001 silam. Karakter Mourinho dinilai tepat dengan kerasnya Roma.

Memuat data...

Andrea Pirlo terancam lengser dari jabatan pelatih Juventus jika dikalahkan Napoli, Rabu malam. Mantan gelandang Juve dan AC Milan itu dipaksa bertukar nasib dengan Pelatih Napoli yang juga sahabatnya, Gennaro Gattuso.

Memuat data...

Zlatan Ibrahimovic menegaskan dirinya seperti Julius Caesar, perintis Kekaisaran Romawi, dua milenium silam. Ibra menghidupkan slogan ”veni, vidi, vici” ala Julius di tim Italia, AC Milan.

Memuat data...

Kemenangan Inter Milan atas Juventus membuat singgasana duo Milan di puncak klasemen Liga Italia terjaga. Peluang Inter dan saudara tuanya, AC Milan, merebut ”scudetto” kian besar. Sebaliknya, peluang Juve semakin berat.

Memuat data...

AS Roma terancam terpental dari peringkat tiga besar Liga Italia setelah takluk 0-3 dari rival sekota, Lazio, Sabtu dini hari WIB. Posisi Roma kini diintai tim-tim rival lainnya, seperti Juventus, Atalanta, dan Napoli.

Memuat data...

Sebagai tuan rumah, Juventus unggul 4-1 atas Udinese. Kemenangan ini membuat Juventus naik ke posisi kelima klasemen Liga Italia dengan 27 poin dari 14 laga.

Memuat data...

Berbagai nasib buruk harus diterima Juventus di pengujung 2020. Kekalahan dari Fiorentina akan memperlebar jarak poin Juventus dari duo Milan yang menguasai dua posisi teratas.

Memuat data...

Milan hanya butuh satu kemenangan untuk menutup tahun 2020 sebagai pemuncak klasemen Liga Italia. Capaian itu akan mengulangi prestasi saat ”I Rossoneri” terakhir kali merebut ”scudetto” pada musim 2010-2011.

Memuat data...

Atalanta menghukum dan mengajarkan AS Roma mengenai arti penting determinasi permainan. Itu ditunjukkan pada laga pekan ke-13 Serie A, ”Sang Dewi” bisa berbalik menang telak 4-1 setelah tertinggal 0-1 pada babak pertama.

Halaman 1