Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Jane dan Alif mendirikan usaha rintisan Siklus Refill untuk mengurangi penggunaan sampah plastik di Indonesia. Usaha rintisan ini menyediakan beberapa produk rumah tangga tanpa kemasan, melalui cara isi ulang.

Memuat data...

Produsen barang konsumsi berupaya menekan timbulan sampah plastik yang hingga kini angka daur ulangnya masih 10-11 persen. Salah satu upaya itu, mendesain ulang kemasan produk agar lebih ramah lingkungan.

Memuat data...

Sampah adalah masalah bersama. Butuh kerja sama pemerintah, produsen produk berkemasan, konsumen, hingga masyarakat umum. Sayangnya, kesadaran ini belum terbentuk pada banyak orang Indonesia.

Memuat data...

Ovy Sabrina dan Novita Tan memilih jalan alternatif untuk mengolah kemasan plastik ”multilayer” menjadi ”paving block” ramah lingkungan yang mereka beri nama Rebricks.

Memuat data...

Tripleks bekas dapat diubah menjadi kerajinan yang sangat indah oleh Yanto. Mulai dari ayam, naga, hingga dinosaurus dapat dibuat olehnya. Namun, sayang, ia hanya bisa memasarkan hasil karyanya ke desa sekitarnya.

Memuat data...

Meningkatkan kemampuan auditori, kinestetik, dan visual anak melalui wayang kardus menjadi pilihan yang tepat. Tak hanya melatih kreativitas, anak pun diajari untuk menggunakan benda-benda bekas menjadi berguna kembali.

Memuat data...

Sampah adalah permasalahan yang sangat pelik saat ini. Karena itulah, di SDN Cantangjaya, Bogor, kegiatan ”reuse”, ”reduce”, dan ”recyle” sangat digalakkan. Setiap Sabtu, para murid diajari kreasi menyulap sampah.

Memuat data...

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Sabtu (24/8/2019), mencanangkan gerakan Sampah Tanggung Jawab Bersama (Samtama). Melalui Samtama, diharapkan muncul gerakan masyarakat untuk mengurangi dan mengolah sampah mulai dari sumber pertama.

Memuat data...

For the people of the Padangtegal customary village in Ubud managing waste is more than just about hygiene It is also about maintaining harmony between human beings and the environment Since 2012 Padangtegal customary village Pakraman administration in Ubud district Gianyar regency Bali

Halaman 1