logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Program BBM satu harga yang menghadirkan bahan bakar minyak di wilayah terpencil harus dikawal pelaksanaannya. Program ini untuk menghadirkan keadilan dalam hal akses terhadap BBM di masyarakat.

Memuat data...

Dalam Global Fortune 500 untuk 2019, Pertamina tak masuk daftar 500 perusahaan berpendapatan terbesar di dunia. Saya yakin, dengan kembali sebagai PKP, Pertamina akan bisa mengembalikan kejayaan industri migas Indonesia.

Memuat data...

Indonesia bergantung pada stok bahan bakar milik badan usaha, yakni PT Pertamina (Persero). Sampai saat ini, Indonesia belum memiliki cadangan energi nasional untuk antisipasi situasi perang atau bencana alam.

Memuat data...

Blok Rokan di Riau mulai dikelola secara penuh oleh PT Pertamina (Persero) pada 2021. Sejumlah langkah disiapkan untuk mengefektifkan operasi di blok yang 50 tahun lamanya dikelola Chevron tersebut.

Memuat data...

The virtual universe is busy with discussion regarding losses suffered by state oil and gas company Pertamina, worth Rp 11.13 trillion in the first half of 2020.

Memuat data...

Kerugian Pertamina digiring menjadi komoditas politik. Padahal penurunan laba dipicu oleh guncangan yang bersumber kejatuhan harga minyak global, penurunan konsumsi domestik akibat Covid-19 dan fluktuasi kurs.

Memuat data...

Kendati capaian ”lifting” minyak per Agustus 2020 melampaui target APBN 2020, masih ada pekerjaan besar di hulu migas Indonesia. Defisit minyak masih terjadi dan perbaikan iklim investasi hulu migas mendesak diperbaiki.

Memuat data...

Pandemi Covid-19 memukul industri hulu migas global, termasuk Pertamina. Namun, target produksi tetap harus dicapai untuk ketahanan energi dalam negeri, termasuk mempertahankan tenaga kerja perusahaan.

Memuat data...

Ketergantungan Indonesia pada migas masih tinggi. Optimalisasi energi terbarukan tak boleh mengabaikan peningkatan produksi migas di dalam negeri yang terus menunjukkan tren menurun.

Memuat data...

As a main source of migrant workers, Mernek village in Cilacap regency, Central Java, usually sees its young people depart to work elsewhere.

Halaman 1