Kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Indonesia menempati peringkat ke-149 dari 190 negara dalam hal pemberian peluang ekonomi bagi perempuan.

Memuat data...

Perempuan dinilai mampu menjalani peran ganda sebagai ibu, istri, dan pekerja. Namun, hal itu perlu dukungan dari seluruh anggota keluarga.

Memuat data...

Perempuan masih terkendala untuk mandiri secara ekonomi, baik karena kesempatan kerja yang belum setara maupun adanya beban kerja domestik. Padahal, perempuan pekerja bisa membantu pemulihan ekonomi nasional.

Memuat data...

Selama 17 tahun pekerja rumah tangga berjuang untuk mendapat pengakuan. Harapan besar ditumpukan pada anggota DPR, agar segera mewujudkan UU Perlindungan PRT yang sudah lama dinantikan oleh lebih dari 4,2 juta PRT.

Memuat data...

Pemberdayaan perempuan dalam industri pembuatan tas rumahan milik Oma di Tegal Waru, Ciampea, Bogor.

Memuat data...

Perempuan pekerja menghadapi situasi khusus terkait kesehatan reproduksi. Karena itu, kehadiran RUU Cipta Kerja yang memiliki perspektif jender menjadi harapan para perempuan pekerja.

Memuat data...

Pekerja rumah tangga hingga kini tidak dianggap sebagai bagian dari pekerjaan profesional. Mereka hanya dianggap sebagai bagian dari keluarga. Selama 16 tahun, RUU Perlindungan PRT tak kunjung selesai di DPR.

Memuat data...

Suara Kaum Sarinah Menggugat Kemanusiaan diharapkan menggugah para wakil rakyat sehingga bisa secepatnya mewujudkan UU PPRT. Cukup sudah ”Kaum Sarinah” menanti 16 tahun.

Memuat data...

Hari Buruh tahun ini menjadi bertambah kelam karena rentetan PHK massal dan perumahan buruh terjadi di sejumlah kota.

Memuat data...

Komnas Perempuan meminta pemerintah dan DPR untuk menghentikan pembahasan tentang Rancangan Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law. RUU itu dinilai mengancam kesejahteraan buruh dan perempuan pekerja.

Halaman 1