Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Indonesia harus pulih lebih cepat sebelum negara lain, terutama AS, melakukan normalisasi kebijakannya. Apabila tidak, pasar keuangan akan terganggu. Kita tahu, ketidakpastian masih tinggi.

Memuat data...

Kenaikan realisasi penerimaan sejumlah jenis pajak pada Februari 2021 dinilai mengindikasikan pulihnya aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat. Namun, pemulihan masih menghadapi tantangan terkait penanganan Covid-19.

Memuat data...

Selain bermanfaat sebagai instrumen penerimaan negara, saat ini pajak juga memiliki peran tambahan sebagai instrumen pendorong dunia usaha agar bisa kembali hidup di tengah pandemi.

Memuat data...

Pemerintah masih akan memberikan sejumlah insentif untuk mendukung pemulihan ekonomi. Konsekuensinya, penerimaan pajak pada tahun ini masih akan tertekan.

Memuat data...

Pada 2021, pemerintah mengalokasikan anggaran insentif usaha dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional senilai Rp 20,26 triliun.

Memuat data...

Pemerintah menghadapi kondisi yang luar biasa sepanjang 2020 yang terefleksi dalam APBN. Tekanan ini berlanjut tahun ini sehingga rem diinjak dan silpa 2020 dioptimalkan.

Memuat data...

Per 23 Desember 2020, penerimaan pajak mencapai Rp 1.019,56 triliun atau 85,65 persen dari target APBN. Namun, realisasi belanja per 30 November 2020 naik 12,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Memuat data...

Harus diakui, utang pemerintah adalah isu sensitif dan gampang disulap menjadi komoditas politik. Perlu cara berkomunikasi yang lebih baik agar energi bangsa ini tidak terus terkuras hanya untuk mengatasi ekses negatif.

Memuat data...

Proses pemulihan ekonomi perlu ditopang reformasi sejumlah kebijakan guna meningkatkan pendapatan negara. Pengesahan Rancangan Undang-Undang Bea Meterai diharapkan menjadi salah satu jalan adaptasi.

Memuat data...

Penerimaan pajak sudah bermasalah sejak sebelum pandemi Covid-19. Pandemi berpotensi menekan rasio pajak lebih dalam seiring merosotnya penerimaan pajak di tengah lesunya perekonomian.

Halaman 1