Kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

"Sedih sekali, anakku harus merasakan yang dulu aku rasakan, tak punya bapak dan ditinggal ibu bekerja di luar negeri. Malah, dia lebih parah karena ibunya ini cuma TKW (tenaga kerja wanita) yang gagal," ucap MJ (23).

Memuat data...

Keinginan untuk sejahtera karena berasal dari daerah berkekuatan ekonomi tidak terkemuka mendorong kalangan warga Jawa Timur menjadi buruh migran hingga ke mancanegara.

Memuat data...

Alasan ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup menjadi alasan terbanyak WNI bekerja di luar negeri, termasuk meninggalkan keluarga, khususnya anak-anak.

Memuat data...

Malaysia adalah salah satu tempat favorit bagi pekerja migran Indonesia dari pantai utara Jawa Barat. Namun, sejumlah celah masih ada. Pergi tanpa dokumen hingga berakhir disiksa masih mewarnai kisah pilu mereka.

Memuat data...

Anak pekerja migran menghadapi banyak persoalan. Berada jauh dari orangtua dan tanpa pendampingan yang layak membuat tumbuh kembang mereka terganggu.

Memuat data...

Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelengaraan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Asal Jabar ditetapkan 10 Februari lalu. Namun, hingga kini, peraturan gubernur belum juga dikeluarkan.

Memuat data...

Bekal minim membuat sebagian pekerja migran asal Brebes, Jateng, mendapat sejumlah masalah mulai dari berangkat secara ilegal, gaji tidak dibayar, hingga mendapat kekerasan. Pemerintah perlu memberikan bekal pemahaman.

Memuat data...

Banyak pekerja migran Indonesia ilegal belum terdaftar sebagai calon penerima vaksin Covid-19 di Malaysia. Mereka tidak berani mendaftar karena khawatir malah ditangkap.

Memuat data...

Dalam kondisi normal, warga asing tanpa izin harus membayar denda hingga 3.000 ringgit (Rp 10,5 juta) atau ditahan sebelum bisa keluar Malaysia. Kini denda turun menjadi rata-rata 500 ringgit (Rp 1,75 juta).

Memuat data...

Tindak pidana perdagangan orang pada perempuan dan anak meningkat 62,5 persen pada 2020 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal itu didorong meningkatnya kemiskinan dan pengangguran akibat pandemi Covid-19.

Halaman 1