logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Penguatan mental atlet menembak menjadi perhatian utama pelatih selama masa pandemi Covid-19. Selain untuk menghindari kejenuhan, pelatih punya banyak waktu karena tidak ada kejuaraan yang harus diikuti.

Memuat data...

Kehadiran pelatih berkelas dunia, yang muncul berkat semangat tinggi pengurus Perbakin, menjadi pemicu melesatnya prestasi para atlet menembak Indonesia. Tak heran, di masa pandemi Covid-19 pun, mereka terus berpacu.

Memuat data...

Lomba menembak daring untuk atlet.

Memuat data...

Kesehatan fisik dan mental atlet penting dijaga saat pandemi Covid-19. Keterbatasan gerak, ancaman kehilangan karier, ketiadaan kompetisi, dan ketidakpastian situasi membuat atlet depresi.

Memuat data...

Tim tembak sasaran Indonesia gagal meraih prestasi pada Kejuaraan Dunia Menembak ISSF di Beijing, China, 21-29 April 2019. Dari 12 petembak, tidak satu pun lolos ke final. Hal itu menjadi tolok ukur PB Perbakin untuk menggunakan pelatih asing agar dapat meningkatkan kemampuan petembak.

Memuat data...

JAKARTA KOMPAS Tim menembak Indonesia bersiap untuk mengikuti Piala Dunia Menembak ISSF seri Beijing China pada 21-29 April 2019 Ajang itu menjadi batu loncatan penembak Indonesia untuk merebut kuota ke Olimpiade Tokyo 2020 Sejauh ini ada delapan atlet menembak Indonesia yang memenuhi skor

Memuat data...

JAKARTA KOMPAS- Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia KONI Mayjen Purn Tono Suratman melantik Mayjen Joni Supriyanto sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia PB Perbakin masa bakti 2018-2022 di Lapangan Tembak Falatehan Markas Kodam J

Memuat data...

JAKARTA KOMPAS Pengurus Besar Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia atau PB Perbakin belum setuju dengan usulan pemindahan Lapangan Tembak Senayan Jakarta yang dicanangkan oleh DPR RI PB Perbakin berdalih mereka tidak pernah dilibatkan dalam rapat pengusulan dan penetapan

Memuat data...

JAKARTA KOMPAS Penerapan pola baru dalam pengelolaan anggaran olahraga dinilai membuka celah penyalahgunaan anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga menyerahkan hak pengelolaan secara penuh kepada induk cabang Sementara induk cabang belum memiliki pengalaman mengelola uang negara Berdasa

Halaman 1