logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Sejumlah anggota Dewan Ketahanan Nasional yang berkunjung ke Sultra tidak diperbolehkan mendatangi kawasan industri nikel di Konawe. Pandemi Covid-19 menjadi alasan, meski di satu sisi perusahaan tetap beroperasi.

Memuat data...

Jumlah pekerja asing positif Covid-19 di kawasan industri Konawe, Sultra, terus bertambah. Perusahaan diharapkan membuka data pekerja asing yang terpapar Covid-19.

Memuat data...

Ratusan orang dari berbagai elemen kembali melakukan aksi penolakan kedatangan tahap ketiga pekerja China di Sulawesi Tenggara. Massa memblokade jalan keluar bandara seiring informasi kedatangan ratusan pekerja asing.

Memuat data...

Meski mendapatkan gelombang penolakan, tahap ketiga kedatangan pekerja asal China dipastikan tiba pada Selasa (7/7/2020) di Kendari, Sultra.

Memuat data...

Aksi penolakan kedatangan 500 pekerja asal China di Sulawesi Tenggara diakhiri bentrok aparat dengan massa. Aparat kepolisian yang berjaga ketat membubarkan massa dengan tembakan gas air mata dan meriam air.

Memuat data...

Penolakan kedatangan tenaga kerja asing asal China di Kendari, Sulawesi Tenggara, berlanjut. Peserta aksi juga menuntut transparansi dokumen keimigrasian dan keahlian pekerja.

Memuat data...

Pemerintah menilai tenaga kerja asal China dibutuhkan oleh perusahaan di Konawe, Sulawesi Tenggara, untuk menyelesaikan sejumlah proyek strategis. Transfer pengetahuan diharapkan terjadi sehingga kelak mereka digantikan.

Memuat data...

Keresahan mahasiswa, warga, hingga emak-emak di Sultra terus memuncak. Pemerintah menyetujui kedatangan 500 pekerja China ke Bumi Anoa di tengah pandemi Covid-19. Di sini, isu kesehatan dan ekonomi saling berkelindan.

Memuat data...

Sebanyak 152 tenaga kerja asal China dipastikan tiba di Sultra pada Selasa (23/6/2020) pekan depan. DPRD Sultra bersama Pemprov Sultra mengizinkan para pekerja asing ini masuk dengan sejumlah evaluasi.

Memuat data...

UMKM perlu bergabung menjadi koperasi. Melalui koperasi, pelaku-pelaku UMKM, terutama usaha mikro, tak perlu satu per satu mengurus izin.

Halaman 1