Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Pandemi Covid-19 rupanya memancing banyak pihak untuk mengeruk keuntungan, tetapi membahayakan banyak orang. Dari alat antigen palsu, masker palsu, hingga jual beli surat keterangan Covid-19 jadi sorotan banyak pihak.

Memuat data...

Tingginya kebutuhan akan masker membuat pemerintah mengeluarkan relaksasi impor alat kesehatan, termasuk masker. Namun kebijakan ini tidak diimbangi dengan pengawasan dan standarisasi kesehatan.

Memuat data...

Berdasarkan data Litbang ”Kompas”, tiga dari sepuluh tenaga kesehatan pernah menemukan masker tanpa izin edar. Masker tersebut belum bisa dipastikan memenuhi standar kesehatan dan melalui proses pengujian.

Memuat data...

Selain kemampuan menyaring bakteri dan lolos dalam uji tekan. Parameter lain yang perlu dipenuhi sebagai masker yang memenuhi standar kesehatan yaitu kemampuan menyaring partikel atau particle filtration effiency (PFE).

Memuat data...

Masker yang dikategorikan sebagai masker medis harus memenuhi syarat beda tekan, yaitu nilainya adalah 5 mm H2O per cm2 luas membran. Beda tekan dapat diketahui juga sebagai ukuran kemudahan bernapas

Memuat data...

”Kompas” menguji sampel masker di Laboratorium Kualitas Udara FTSL ITB. Salah satu parameter masker yang baik ialah memenuhi efesiensi saring bakteri (BFE) di atas 95 persen guna menyaring bakteri aerosol atau ”droplet”.

Memuat data...

Bagaimana proses impor masker abal-abal dilakukan dan akhirnya bisa diperdagangkan di Indonesia perlu segera diusut karena sangat merugikan, bahkan membahayakan konsumen, terlebih para tenaga kesehatan.

Memuat data...

Menggunakan masker menjadi salah satu jurus jitu menangkal penularan virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit Covid-19, yang terus bermutasi. Namun, masyarakat masih belum terlalu peduli dan paham dengan masker berstandar.

Memuat data...

Peredaran masker palsu meluas hingga masuk ke lingkungan tenaga medis.

Memuat data...

Saat sebagian orang takut berdekatan pasien positif, pelacak kontak erat justru mendatanginya, melacak warga yang pernah berinteraksi langsung dengan pasien. Mereka seharusnya mendapat alat perlindungan yang aman.

Halaman 1