Kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan praktik kekerasan terhadap perempuan. Bahkan kekerasan dalam rumah tangga menjadi momok bagi perempuan, ketika pembatasan sosial terjadi. Akses untuk melapor pun sangat terbatas.

Memuat data...

Kian marak kejahatan pemerasan seksual melalui internet atau ”sextortion” untuk mendapatkan uang hingga kepuasan dari korban.

Memuat data...

Masih ada 12 kasus pelanggaran HAM berat masa lalu yang tak kunjung tuntas hingga kini. Perlu ada alternatif penyelesaian di tengah keengganan negara menyelesaikan kasus-kasus tersebut.

Memuat data...

Pemberitaan media tentang kasus kekerasan seksual masih banyak yang belum berperspektif korban. Selain judul dan isi berita yang mendiskreditkan korban. Media seharusnya berpihak pada korban agar mendapat keadilan.

Memuat data...

Pemerkosaan adalah kejahatan kemanusiaan yang menghancurkan hidup korban, merendahkan martabat korban, hingga meninggalkan luka dan trauma sepanjang hayat. Hingga kini, masih banyak korban tidak mendapat keadilan.

Memuat data...

Femisida merupakan pembunuhan yang didorong hasrat dominasi, penaklukan, agresi, dan penikmatan sebab perempuan dipandang sebagai properti. Femisida adalah pembunuhan terhadap perempuan karena ia perempuan.

Memuat data...

Selama 17 tahun pekerja rumah tangga berjuang untuk mendapat pengakuan. Harapan besar ditumpukan pada anggota DPR, agar segera mewujudkan UU Perlindungan PRT yang sudah lama dinantikan oleh lebih dari 4,2 juta PRT.

Memuat data...

Promosi Aisha Weddings dengan menganjurkan perkawinan anak, selain melanggar hukum, juga kontraproduktif dengan upaya pemerintah dalam melindungi dan mencegah anak menjadi korban kekerasan dan eksploitasi.

Memuat data...

Kehadiran Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual terus dinantikan para korban. Kampanye pentingnya RUU tersebut terus disuarakan organisasi perlindungan perempuan, termasuk mendukung DPR segera wujudkan UU.

Memuat data...

Kebutuhan khusus perempuan, anak, disabilitas, lanjut usia, dan kelompok rentan di lokasi bencana, seringkali terlewatkan pada masa tanggap darurat. Belajar dari pengalaman, seharusnya hal tersebut tidak terulang lagi.

Halaman 1