Kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Pemerkosaan adalah kejahatan kemanusiaan yang menghancurkan hidup korban, merendahkan martabat korban, hingga meninggalkan luka dan trauma sepanjang hayat. Hingga kini, masih banyak korban tidak mendapat keadilan.

Memuat data...

Kekerasan seksual bisa menimpa siapa saja. Karena itu, tidak ada alasan lagi untuk menunda pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual. Harapan kepada DPR hingga kini terus disuarakan.

Memuat data...

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual terus dinantikan publik untuk melindungi korban kekerasan seksual. DPR diharapkan segera mewujudkan dengan menetapkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual sebagai Prolegnas Prioritas 2021.

Memuat data...

Dian Ansori (50), mantan petugas Lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Aceh Timur, pelaku kekerasan seksual terhadap NV (13), divonis hukuman 20 tahun penjara dan dikebiri kimia.

Memuat data...

Pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir setahun mengubah situasi dan kondisi anak-anak di Indonesia. Perhatian khusus untuk melindungi anak-anak dari berbagai kekerasan, termasuk kejahatan daring, kian mendesak,

Memuat data...

RUU PKS sudah lama dinantikan kehadirannya untuk melindungi perempuan, anak, dan kelompok jender minoritas dari kekerasan seksual. Dibutuhkan kepemimpinan perempuan agar RUU PKS dapat disahkan.

Memuat data...

Melindungi WNI dari praktik perdagangan orang hingga kini menjadi salah satu pekerjaan rumah pemerintah. Sinergi kuat dari semua pihak sampai ke desa-desa menjadi kunci pencegahan tindak pidana perdagangan orang.

Memuat data...

SA (63) ditetapkan sebagai tersangka pelaku tindakan asusila kepada tetangganya, anak penyandang disabilitas mental berusia 11 tahun, di Kabupaten Bantul, DIY.

Memuat data...

Gerakan masyarakat publik untuk mendorong RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dibahas dan disahkan menjadi undang-undang terus menguat. DPR diharapkan segera mewujudkan harapan masyarakat tersebut secepatnya.

Memuat data...

Kehadiran Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual terus dinantikan para korban. Kampanye pentingnya RUU tersebut terus disuarakan organisasi perlindungan perempuan, termasuk mendukung DPR segera wujudkan UU.

Halaman 1