Kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Dalam pleidoinya, Joko Tjandra mengatakan, kerinduannya untuk kembali ke Indonesia seakan menemukan jalan keluar. Pinangki disebut Rahmat sebagai orang yang akan membantu menyelesaikan persoalan hukum Joko Tjandra.

Memuat data...

Pengadilan Tipikor Jakarta menghukum Irjen Napoleon Bonaparte dengan 4 tahun penjara. Hukuman itu lebih tinggi dari tuntutan jaksa, 3 tahun penjara. Majelis hakim menilai tuntutan jaksa terlalu ringan.

Memuat data...

Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman satu tahun lebih berat daripada tuntutan jaksa kepada Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo. Ia terbukti menerima uang 100.000 dollar AS terkait penghapusan red notice Joko Tjandra.

Memuat data...

Joko Tjandra, terdakwa kasus dugaan suap pengurusan fatwa bebas MA dan penghapusan namanya dari daftar pencarian orang di sistem imigrasi, dituntut empat tahun penjara.

Memuat data...

Saat diperiksa di pengadilan, terdakwa Joko Tjandra membeberkan upayanya untuk lepas dari jerat hukum dalam kasus Bank Bali tahun 2009. Nama Wapres Ma’ruf Amin sempat pula disinggungnya.

Memuat data...

Irjen Napoleon Bonaparte menilai, jaksa gagal membuktikan dirinya menerima uang suap dari Joko Tjandra. Jaksa hanya mampu membuktikan, Tommy Sumardi, pengusaha yang dekat dengan Joko, bertandang ke ruangannya.

Memuat data...

Tuntutan ringan jaksa yang terus berlanjut bagi mereka yang ditengarai terlibat kasus pelarian Joko Tjandra disayangkan sejumlah pihak. Tuntutan ringan dinilai melukai rasa keadilan publik.

Memuat data...

Jaksa menilai Irjen Napoleon Bonaparte terbukti menerima uang dari terpidana kasus pengalihan hak tagih Bank Bali, Joko Tjandra, 370.000 dollar AS dan 200.000 dollar Singapura. Jaksa menuntutnya tiga tahun penjara.

Memuat data...

Keyakinan hakim, ada sutradara di balik operasi pembebasan Joko Tjandra, perlu dituntaskan agar tidak terus menjadi bahan mendelegitimasi.

Memuat data...

Hingga masa persidangan kasus Pinangki Sirna Malasari berakhir hingga vonis 10 tahun untuk jaksa tersebut, sosok ”King Maker” yang memiliki peran penting dalam kasus pengurusan fatwa bebas Joko Tjandra belum terungkap.

Halaman 1