Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Di Lumajang, saya menemukan, bencana memang mendatangkan luka. Namun, ia sama sekali tak mampu membunuh kemanusiaan. Duka tak menghentikan para korban gempa untuk tetap saling membantu satu sama lain.

Memuat data...

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mencatat saat ini sudah ada 2.130 rumah rusak berat, sedang, hingga ringan. Pembersihan reruntuhan bangunan akibat gempa terus dilakukan.

Memuat data...

Gempa boleh meluluhlantakkan bangunan dan mencabik-cabik perasaan. Namun, ia tak pernah bisa mengubur rasa cinta dan kepedulian di antara kita, sesama anak manusia. Solidaritas tak pernah mati meski dibelit pandemi.

Memuat data...

Dua hari setelah gempa, validasi data korban terus dilakukan. Sementara itu, bantuan untuk korban pun mengalir dari berbagai pihak.

Memuat data...

Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (17/4/2020) pagi, kembali menggugurkan awan panas hingga jarak 2.000 meter dari pusat letusan. Meski begitu, status Semeru tetap Waspada Level II.

Memuat data...

Gunung Semeru hingga kini terus erupsi. Tahun 1941, Gunung Semeru pernah mengalami erupsi celah/ samping. Potensi terjadinya letusan samping (selain erupsi puncak) dari gunung di Lumajang, Jawa Timur itu, masih ada.

Memuat data...

Gunung Semeru hingga kini terus erupsi. Tahun 1941, Gunung Semeru pernah mengalami erupsi celah/ samping. Potensi terjadinya letusan samping (selain erupsi puncak) dari gunung di Lumajang, Jawa Timur itu, masih ada.

Memuat data...

Diduga terkait isu dukun santet, pria asal Desa Kalidilem, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dibunuh oleh orang tak dikenal. Hingga kini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

Memuat data...

Kepolisian Resor Lumajang, Jawa Timur, memiliki tim elite pemberantas kejahatan bernama Tim Cobra. Di antara para personel pria, rupanya juga terdapat sembilan anggota perempuan yang kiprahnya tak kalah penting dan tangguh.

Memuat data...

Apa saja mungkin jika sudah kepepet. Kiranya hal itu yang terlintas di pikiran sejumlah warga Dusun Darungan, Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Untuk menyembunyikan jejak motor-motor bodong, mereka membuangnya di kebun lalu ditutupi dengan rimbun daun pisang.  

Halaman 1