Kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Penyair Joko Pinurbo menulis dua buku puisi selama masa pandemi, yakni "Salah Piknik" dan "Sepotong Hati di Angkringan". Masa pandemi membuat Jokpin berefleksi lebih dalam tentang kehidupan.

Memuat data...

Pesatnya disrupsi teknologi digital dialami industri perbukuan. Dikotomi format buku luring dan daring dianggap semakin tak relevan. Disrupsi ini pada akhirnya melahirkan persaingan soal konten dan kekayaan intelektual.

Memuat data...

Puisi ”Requiem” karya penyair Joko Pinurbo mengenang Jakob Oetama dengan simbol mesin tik. Simbol itu jadi pengingat generasi penerus akan perjuangan Jakob Oetama mendirikan Kompas.

Memuat data...

Perupa Nasirun melalui pameran terbarunya Tirakatan mengajak merenungkan makna terdalam HUT Kemerdekaan RI yang pada 2020 diperingati di tengah pandemi Covid-19.

Memuat data...

Situasi pandemi Covid-19 yang penuh dengan kecemasan dan kegundahan ternyata memberi banyak wawasan baru bagi penyair Joko Pinurbo. Salah satunya adalah cara memandang persoalan kehidupan.

Memuat data...

menulis puisi butuh banyak kontemplasi. Selain itu juga membutuhkan banyak pengendapan demi dapat memahami dan bisa dengan tepat menyampaikan apa pun yang ingin disampaikan.

Memuat data...

Puisi berjudul ”Agama Khong Guan” ditulis penyair Joko Pinurbo dalam buku ”Perjamuan Khong Guan”. Buku berisi 80 puisi tersebut diluncurkan di Jakarta, Minggu (26/1/2020).

Memuat data...

Puisi berjudul ”Agama Khong Guan” ditulis penyair Joko Pinurbo dalam buku ”Perjamuan Khong Guan”. Buku berisi 80 puisi tersebut diluncurkan di Jakarta, Minggu (26/1/2020).

Perjamuan Khong Guan

Puisi ·
Memuat data...

JOKO PINURBO Perjamuan Khong Guan Di kaleng khong guan hidup yang keras dan getir terasa renyah seperti rengginang Berkerudungkan langit biru ibu yang hatinya kokoh membelah dan memotong-motong bulan dan memberikannya kepada anak-anaknya yang ngowoh Anak-anak gelisah sebab ayah

Memuat data...

Joko Pinurbo atau yang sering juga disingkat Jokpin membacakan salah satu karya favoritnya, yang diberi judul ”Kamus Kecil”.

Halaman 1