logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Bebas Akses

”Saya Jakob Oetama”

Di Balik Berita ·
Memuat data...

Jakob Oetama, salah satu pendiri ”Kompas”, baru saja berpulang pekan lalu, Rabu (9/9/2020) lalu. Meski telah tiada, sosok dan sejarah beserta warisan nilai-nilainya akan terus hidup dan menginspirasi banyak orang.

Memuat data...

Kepergian Pak Jakob memberikan momen penting untuk memikirkan bagaimana ”Kompas” dapat membantu memelihara perdebatan yang sehat dalam alam demokrasi yang ketahanannya terasa semakin rawan.

Memuat data...

The passing of Jakob Oetama has left various impressions, praises and memories. Besides all the reminiscences, an absorbing story is still overlooked, which is about Jakob Oetama as a man of faith.

Bebas Akses

Sumur Tua Berlimpah Kemuliaan

Opini ·
Memuat data...

Pak JO adalah sumur kebudayaan yang mengalirkan kelimpahan kemuliaan, tidak saja di hadapan sekitar 22.000 karyawan yang bernaung di bawah bendera Kompas Gramedia, tetapi bagi negerimu sendiri yang bernama Indonesia.

Memuat data...

Jakob Oetama telah mewariskan pelbagai mutiara kemanusiaan, kebenaran, dan praktik iman yang amat berharga bagi siapa saja. Mutiara ini diperoleh dan diasah dalam perjalanan ziarah yang senantiasa gelisah.

Memuat data...

Jakob Oetama dan Malik Fadjar telah mewariskan kearifan dan keteladanan sebagai cendekiawan bangsa. Tak lengkap apabila isi kamus keindonesiaan tak menyebut kedua guru bangsa ini.

Memuat data...

Memberikan tumpangan mobil hingga memberikan bantuan uang dalam jumlah besar kepada karyawan yang membutuhkan adalah sebagian kecil dari kebaikan Jakob Oetama yang dikenang para wartawannya. Apa lagi kenangan lainnya?

Memuat data...

Pak Jakob Oetama adalah refleksi respek dan merit. Melalui respek terhadapnya kami menemukan merit atau kepatutan hidup, dan melalui respek kami mengekspresikan merit.

TIMUN

Hiburan ·
Memuat data...

TIMUN

Memuat data...

Keceriaan September kali ini meredup. Sosok-sosok dengan hasrat besar yang tak henti berkarya untuk memanusiakan manusia di negeri ini berpulang. Demi kita sendiri, gagasan dan buah karyanya harus dijaga dan dihidupkan.

Halaman 1