logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Sejumlah pengelola hotel di Jakarta menyangkal informasi yang menyebutkan bahwa mereka menerima layanan isolasi mandiri untuk pasien positif Covid-19. Informasi itu ditayangkan di situs resmi Kemenparekeraf.

Memuat data...

Teruslah bergerak sepanjang hidup Anda. Olahraga teratur berpengaruh sangat besar terhadap kesehatan. Di saat PSBB yang diperketat saat ini, kesumpekan karena bekerja dari rumah bisa dikurangi dengan beraktivitas fisik.

Memuat data...

Mahasiswa baru membutuhkan pengenalan iklim akademik di perguruan tinggi agar dapat beradaptasi dengan lingkungan baru.

Memuat data...

Demi segera mengetahui status kesehatan pribadi atau keluarga, sejumlah orang menjalani tes usap dengan biaya sendiri. Penelusuran kontak yang minim membuat tidak semua orang mendapat fasilitas tes usap gratis.

Memuat data...

Tidak hanya penggunaan masker melorot yang patut diperhatikan. Semangat warga untuk bersama-sama mengatasi pandemi Covid-19 pun harus dijaga agar tak ikut melorot.

Memuat data...

Di masa pembatasan sosial berskala besar yang diperketat di Jakarta, para penderita Covid-19 yang tidak merasakan gejala apa pun mesti menjalani isolasi di lokasi yang ditentukan pemerintah.

Memuat data...

Kebutuhan akan tempat olahraga yang memadai membuat area olahraga kerap ramai. Salah satunya di Gelora Bung Karno. Di tengah rencana pengetatan PSBB, sejumlah orang berharap bisa tetap berolahraga di tempat ini.

Memuat data...

Tenaga kesehatan mendukung diterapkannya lagi pembatasan sosial berskala besar. Kebutuhan ini tak lepas dari mulai sulitnya layanan kesehatan untuk pasien positif Covid-19, terutama mereka dengan gejala berat.

Memuat data...

Keluwesan dan pertimbangan Jakob Oetama dalam menyampaikan pesan menjadi salah satu cara yang membawa media Kompas hidup hingga kini.

Memuat data...

Protokol kesehatan diterapkan petugas saat memberikan imunisasi kepada anak di puskesmas. Sebagian warga percaya bahwa kesehatan di puskesmas sudah terjaga, tetapi sebagian lagi masih ragu membawa anak ke puskesmas.

Halaman 1