logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Tingkat kematian pasien Covid-19 di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan melebihi persentase kematian pasien se-Jawa Barat. Penambahan ruangan isolasi belum mampu menjadi solusi.

Memuat data...

RSUD Indramayu menutup layanan IGD pada Senin-Rabu (14-16/12/2020) setelah tujuh tenaga kesehatan terkonfirmasi positif Covid-19. Hingga kini, 125 tenaga kesehatan di Indramayu positif Covid-19.

Memuat data...

Calon bupati Indramayu nomor urut 03, Daniel Mutaqien, mengaku sehat setelah drop akibat terkonfirmasi positif Covid-19. Bahkan, anak pasangan bupati ini turun langsung untuk mencoblos dalam Pilkada Indramayu.

Memuat data...

Cuaca buruk di Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan diprediksi terjadi hingga Jumat (11/12/2020). Angin kencang bahkan bisa mencapai kecepatan 56 kilometer per jam, sedangkan gelombang laut setinggi 3,5 meter.

Memuat data...

Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kembali membatasi aktivitas warga setelah daerah tersebut masuk zona merah penyebaran Covid-19. Kebijakan ini diharapkan menekan kasus Covid-19.

Memuat data...

Enam hari menjelang pemungutan suara Pilkada 2020, KPU Indramayu belum menerima pistol pengukur suhu (”thermogun”) dan sarung tangan lateks. Padahal, alat itu dapat melindungi petugas dari penyebaran Covid-19.

Memuat data...

Dari awalnya sebatas bagian dari tim sukses, Nina Agustina kini maju dalam Pilkada Indramayu 2020. Dia ingin menjadi pemimpin, bukan sekadar penguasa daerah.

Memuat data...

Daniel Mutaqien Syafiuddin adalah anak pasangan suami-istri mantan bupati Indramayu. Ia tidak ingin terbebani sejarah bila memimpin Indramayu. Bagi dia, anak harus lebih baik ketimbang orangtua.

Memuat data...

PT Pertamina Exploration Production Asset 3 bersama PT Pertamina Refinery Unit VI Balongan mengoperasikan ”steam line” untuk menyalurkan uap dari tempat pengumpulan ke pengolahan minyak. Ini menguntungkan kedua pihak.

Memuat data...

Pandemi Covid-19 memperburuk kondisi nelayan di pantai utara Jawa Barat. Harga hasil tangkap nelayan belum stabil, sementara kebijakan pemerintah, seperti legalisasi cantrang, mengancam nelayan.

Halaman 1