logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Pemerintah sebagai pelayan rakyat menjalankan regulasi dan kebijakan di bawah legislasi negara untuk rakyat. CSO jadi cermin jujur dari realitas lapangan yang obyektif.

Memuat data...

Masyarakat terus terdesak. Meraka tak diakui, hutannya tak dianggap, dan selalu menjadi kelompok yang terpinggirkan. Meskipun demikian, mereka masih punya asa untuk mempertahankan ruang hidup dan budayanya.

Memuat data...

Pandemi penyakit Covid-19 menjadi momentum bagi Bali untuk mulat sarira, atau introspeksi diri, dalam menata dan menyiapkan pembangunan Bali di masa depan. Bali perlu menyiapkan sektor ekonomi lain sebagai penyeimbang.

Memuat data...

Konflik lahan adat Kinipan berlarut-larut tak menemui jalan keluar. Komisi Nasional HAM pun ikut mengendus adanya pelanggaran HAM dan penyerobotan lahan dalam konflik tersebut dan mendatangi lokasi di Kinipan.

Memuat data...

Belum usai konflik lahan antara Komunitas Adat Lahan Kinipan dan perusahaan perkebunan sawit, saat ini desa mereka dihajar banjir. Banjir tersebut merupakan dampak dari hilangnya hutan.

Memuat data...

Konflik di Kinipan, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, sudah berlangsung lama dengan perusahaan perkebunan sawit. Penolakan mereka atas alih fungsi lahan seakan tak didengar lantaran demi menjaga iklim investasi.

Memuat data...

Deforestasi menjadi ancaman masyarakat adat Dayak yang hidup di Kalimantan Tengah. Hutan-hutan ditukar paksa dengan perkebunan monokultur. Mereka berjuang menolak hingga berhadapan dengan bencana dan jeruji besi.

Memuat data...

Satu lagi hutan adat di Desa Simpur, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, diusulkan melalui skema perhutanan sosial. Selain hutan adat, masyarakat juga mengusulkan skema hutan kemasyarakatan.

Memuat data...

Bergenerasi, suku Dayak sudah memahami teori konservasi hutan, menjaga satwa liar, dan bijak mengelola alamnya. Hutan pahewan merupakan kawasan bukti investasi suku Dayak bagi lestarinya bumi.

Memuat data...

Cegah kebakaran hutan dan lahan, empat desa di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah mengusulkan 15.583 hektar untuk menjadi hutan desa. Lahan itu berada di area gambut dalam yang selama ini menjadi lokasi kebakaran

Halaman 1