Kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Industri rotan nasional membutuhkan perhatian. Tata niaga dari hulu ke hilir dinilai banyak pelakunya masih jauh dari ideal. Padahal, rotan potensial menjadi salah satu komoditas unggulan bangkit dari pandemi.

Memuat data...

Permintaan terhadap furnitur rotan terus meningkat. Namun, kelangkaan bahan baku menghambat pengembangan industri tersebut.

Memuat data...

Indonesia punya peluang mengisi pasar Amerika Serikat setelah memperoleh perpanjangan sistem tarif preferensial.

Memuat data...

Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia berupaya bangkit setelah terpuruk akibat pandemi Covid-19. Selain mempererat hubungan dengan pelanggan di luar negeri, HIMKI juga siap menggelar pameran.

Memuat data...

Industri mebel dan kerajinan Indonesia terpuruk akibat pandemi Covid-19. Produksi dan nilai ekspor industri padat karya ini anjlok. Selain dukungan pemerintah, kehadiran vaksin dapat memulihkan industri ini pada 2021.

Memuat data...

Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat dan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia mendesak aparat hukum memastikan tidak ada penyelundupan rotan ke luar negeri.

Membidik Pasar

Ekonomi ·
Memuat data...

Indonesia masih mencatatkan surplus pada kinerja perdagangan produk mebel. Namun patut dicermati, seiring dinamika ekspor dan impor produk mebel Indonesia beberapa tahun ini tren surplusnya turun.

Memuat data...

Pemerintah diminta mengkaji ulang sejumlah regulasi yang menghambat investasi di bidang industri mebel. Potensi pengembangan industri mebel besar karena bahan baku dan tenaga kerja yang melimpah di Indonesia.

Memuat data...

Persaingan ekspor mebel antara Vietnam dan Indonesia tidak hanya menggerus industri besar, tetapi juga industri menengah serta kecil. Hal ini sudah terasa sejak dua tahun lalu saat konsumen beralih ke Vietnam.

Memuat data...

Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) minta kepada pemerintah agar pada 2020 menaikkan subsidi peralatan mesin mebel dua kali lipat dari Rp 15 miliar menjadi Rp 30 miliar. Kenaikan subsidi sangat penting  untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi industri mebel.

Halaman 1