Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Ribuan perempuan disabilitas mental tinggal bertahun-tahun di panti sosial atau rehabilitasi, mengalami berbagai perlakuan tidak manusiawi. Selama ini, mereka belum mendapat perhatian khusus pemerintah.

Memuat data...

Harapan hadirnya Undang-Undangan Penghapusan Kekerasan Seksual yang berpihak pada korban kekerasan seksual terus disuarakan. DPR diharapkan membahas dan mengesahkan Rancangan UU Penghapusan Kekerasan Seksual tahun ini.

Memuat data...

Semakin lama tinggal di rumah membuat perempuan memikul beban yang berlipat ganda saat pandemi Covid-19. Menurunnya pendapatan keluarga memicu ketegangan dalam keluarga. Sejumlah perempuan menjadi korban KDRT.

Memuat data...

Kekerasan terhadap perempuan hingga kini masih menjadi fenomena gunung es. Bahkan di masa pandemi Covid-19 pun, kekerasan tetap terjadi. Maka, keberadaan lembaga layanan, termasuk rumah aman menjadi harapan para korban.

Memuat data...

Upaya menghentikan kekerasan seksual masih menjadi pekerjaan rumah bagi bangsa Indonesia. Hingga kini belum ada undang-undang yang mengatur berbagai jenis kekerasan seksual. Komitmen DPR bagi korban ditunggu sekarang.

Memuat data...

Perempuan dan anak di kawasan timur Indonesia hingga kini masih banyak yang mengalami kekerasan. Berbagai upaya dilakukan untuk mengakhiri kekerasan tersebut, termasuk menyuarakan dalam Konferensi Perempuan Timur 2020.

Memuat data...

Konferensi Perempuan Timur 2020 menghasilkan sejumlah rekomendasi, di antaranya agar negara hadir dan melepaskan perempuan dari kekerasan.

Memuat data...

Keindahan, kekayaan, dan kecantikan bumi Indonesia Timur belum menggambarkan keberdayaan kaum perempuannya. Sejumlah pekerjaan rumah masih harus dikerjakan.

Memuat data...

Berbagai praktik kekerasan hingga kini menimpa perempuan di Tanah Air, termasuk perempuan di wilayah timur, Karena itu, upaya untuk mencegah kasus kekerasan hingga ke tingkat nasional terus dilakukan semua pihak.

Memuat data...

Kekerasan seksual terus mengancam perempuan dan anak-anak. Bahkan, di masa pandemi Covid-19, kekerasan seksual tetap terjadi. Karena itu, pembahasan dan pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual mendesak dilakukan.

Halaman 1