logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Harian “Kompas” turut menemukan kembali dan merajut Indonesia melalui liputan ekspedisi nusantara. Ekspedisi juga ditujukan untuk menggali potensi daerah, seperti wisata, lingkungan hidup, hingga potensi investasi.

Memuat data...

Potensi besar biodiversitas Indonesia perlu untuk terus didokumentasikan, dijaga, dan dimanfaatkan sebaik mungkin. Kekayaan alam ini sudah selayaknya selalu dirawat agar tidak tergerus oleh berbagai ancaman.

Memuat data...

Taman Nasional Gandang Dewata, Sulawesi Barat, menyimpan kekayaan sumber daya hayati luar biasa. Alamnya menunggu diteliti untuk menambah khazanah ilmu pengetahuan di Indonesia, khususnya dari kawasan Wallacea.

Memuat data...

Saat menginap di Rurukan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Alfred Russel Wallace untuk pertama kalinya mengalami gempa di zona Wallacea pada 29 Juni 1859, persisnya pada pukul 20.15 waktu setempat.

Memuat data...

Dominggus (50) datang membawa botol berisi madu berwarna keruh kekuningan. Ia mengambilnya langsung dari sarang. ”Ini kalau dijual bisa laku Rp 50.000,” katanya. Lebah madu itu hanya sedikit dari berkah Gandang Dewata.

Memuat data...

Siapa pun yang hendak mendaki Gunung Gandang Dewata wajib ”lapor” kepada Thimotius Sambominanga. Kakek berusia 91 tahun ini adalah juru kunci gunung yang dikenal mistis di wilayah Sulawesi Barat tersebut.

Memuat data...

Pengalaman di Bena setidaknya mengobati suasana hati. Hati yang sering teriris melihat perilaku egoistis elite di negeri yang katanya mengusung semangat solidaritas dan gotong royong.

Memuat data...

Pada masa kecil, Ferdinandus Watu (33) pernah menerbangkan mimpi dari kampungnya di kaki Gunung Kelimutu, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Memuat data...

Uji genetika membuktikan, tak satu pun warga Nusantara memiliki gen murni sebagai warga pribumi. Sejak 50.000 tahun lalu, migrasi dari Afrika sampai di Kepulauan Nusantara yang kala itu masih berupa Paparan Sahul.

Memuat data...

Warga Kampung Adat Bena bergotong royong memasang atap rumah suku Kopa di Desa Tiworiwu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Upacara diawali dengan tarian ja’i dan dilanjutkan dengan memasang atap.

Halaman 1