Kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Tradisi gropyokan tikus, penggunaan musuh alami, dan pemasangan pagar menjadi cara mereka untuk melindungi sawahnya.

Memuat data...

Para petani meminta pemerintah menyerap dulu sebanyak-banyaknya hasil panen petani sebelum mengimpor beras. Menurut mereka, kalau memang tidak mampu memenuhi ketercukupan beras, baru mendatangkan dari luar.

Memuat data...

Kendati harga tak terdampak, para petani di Demak dan Grobogan berharap pemerintah mengoptimalkan serta menyerap dulu gabah dan beras lokal agar harga tidak anjlok. Adapun Bulog terus menyerap beras dan gabah.

Memuat data...

Sejak awal Maret 2021, Bulog Cabang Semarang, Wilayah Jateng, menyerap beras dan gabah dari mitra karena merupakan masa panen raya.

Memuat data...

Potret petani garam di Demak, Jawa Tengah.

Memuat data...

Dana Kemanusiaan Kompas membantu korban banjir di Demak

Memuat data...

Pada Minggu (14/2/2021), ketinggian air menurun. Namun, di sebelah barat Kali Dombo Sayung, air masih menggenang, bahkan hingga lebih dari 70 sentimeter. Butuh penanganan menyeluruh agar warga tak terus jadi korban.

Memuat data...

Pada Minggu (14/2/2021), enam mobil pembawa logistik donasi pembaca harian ”Kompas” tiba di depan Balai Desa Sayung yang halamannya masih terendam banjir. Sebanyak 400 paket kebutuhan pokok disalurkan.

Memuat data...

BBWS Pemali Juana telah mengirim tiga pompa portabel ke sekitar Terminal Terboyo, tetapi kondisi air saat ini masih tinggi karena dampak dari pasang surut air laut dan cuaca. Selain itu, ada faktor rendahnya muka tanah.

Memuat data...

Petani tak masalah dengan kenaikan harga pupuk subsidi. Namun, disayangkan adanya penurunan alokasi pupuk, khususnya urea. Di Grobogan, dosis subsidi pupuk urea menurun dari 250 kg per hektar menjadi 150 kg per hektar.

Halaman 1