logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Megaproyek Lumbung Pangan dimulai. Meski menuai banyak kritik, pemerintah tetap optimistis program tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan petani juga kunci ketahanan pangan nasional.

Memuat data...

Seluas 6.000 hektar lahan di Kabupaten Pulang Pisau, lokasi proyek lumbung pangan nasional sudah mulai panen. Di tahap awal, hasil panen tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kalteng, kemudian baru dijual keluar.

Memuat data...

Pemerintah diminta untuk membuka kajian lingkungan dan sosial terkait proyek lumbung pangan di Kalimantan Tengah. Pengalaman-pengalaman masa lalu menunjukkan proyek serupa mangkrak.

Memuat data...

Presiden Joko Widodo beserta beberapa menteri tiba di Palangkaraya, Kamis (9/7/2020). Di Desa Bentuk Jaya, Presiden memeriksa saluran irigasi dan persiapan program ”food estate” atau pencetakan sawah lainnya.

Memuat data...

Program ”food estate” di Kalimantan Tengah harus menghindari lahan gambut dalam atau gambut yang ketebalannya mencapai empat meter lebih. Bencana kebakaran bakal terulang jika eksploitasi gambut dilakukan.

Memuat data...

Program cetak sawah yang dilakukan di sejumlah daerah dinilai tidak memberikan dampak maksimal terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Selain itu, muncul pula potensi kerusakan ekologis.

Memuat data...

Program food estate di Kalimantan Tengah diawali dengan peningkatan produksi di lahan sawah seluas 30.000 hektar. Peningkatan itu dilakukan dengan cara merehabilitasi saluran irigasi dan menyediakan sarana produksi.

Memuat data...

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil meninjau lokasi proyek ”food estate” di beberapa desa di Kalimantan Tengah.

Memuat data...

Proyek ”food estate” di Kalimantan Tengah tidak mengeksploitasi lahan dengan kandungan gambut dalam. Pemerintah mengklaim tidak akan membuka lahan baru, tetapi memanfaatkan lahan yang sudah ada dan terbengkalai.

Memuat data...

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara Kalimantan Tengah menolak proyek ”food estate” dan cetak sawah di lahan gambut. Mereka menilai proyek itu hanya akan menambah masalah sosial baru.

Halaman 1