Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Buruh migran Indonesia dipastikan tetap dapat pulang meskipun Pemerintah Malaysia memberlakukan ”lockdown” secara nasional mulai 12 Mei hingga 7 Juni mendatang.

Memuat data...

Dunia kerja yang berkeadilan dan bermartabat bagi semua harus bisa diwujudkan. Solidaritas antarpekerja, bersama pengusaha, pemerintah, organisasi internasional, dan setiap orang menjadi kunci kemakmuran pekerja migran.

Memuat data...

Setidak-tidaknya tiga tahun terakhir, Malaysia adalah negara tujuan utama pekerja migran Indonesia. Meski upah di Negeri Jiran tak tinggi, ribuan warganegara Indonesia rela menentang maut untuk bisa bekerja di Malaysia.

Memuat data...

"Sedih sekali, anakku harus merasakan yang dulu aku rasakan, tak punya bapak dan ditinggal ibu bekerja di luar negeri. Malah, dia lebih parah karena ibunya ini cuma TKW (tenaga kerja wanita) yang gagal," ucap MJ (23).

Memuat data...

Izin dari orangtua siswa turut dipertimbangkan sekolah dalam pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka di sekolah. Secara nasional, pemerintah merencanakan pembukaan sekolah akan dimulai Juli 2021.

Memuat data...

Jumlah pekerja migran ilegal diprediksi masih tinggi tahun ini. Hal itu terjadi karena belum pulihnya pasar tenaga kerja di Tanah Air. Butuh sinergi yang lebih kuat terutama dengan pemda untuk melindungi mereka.

Memuat data...

Alasan ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup menjadi alasan terbanyak WNI bekerja di luar negeri, termasuk meninggalkan keluarga, khususnya anak-anak.

Memuat data...

Penanganan anak pekerja migran yang ditinggalkan orangtuanya ke luar negeri membutuhkan perhatian khusus, Para pekerja migran perlu dibekali pemahaman tentang pengasuhan anak supaya anak-anak mereka tak telantar.

Memuat data...

Kondisi ekonomi tak memadai membuat para pekerja migran Indonesia nekat bekerja ke Malaysia. Ditambah lagi, rayuan agen akan iming-iming gaji tinggi. Sesampai di sana, mereka justru mengalami pelecehan, bahkan disekap.

Memuat data...

Persoalan anak pekerja migran yang terlantar dapat diatasi dengan meminimalisir jumlah orang tua yang memilih bekerja di negara lain.

Halaman 1