Kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Argentina memulai pprogram vaksinasi untuk tenaga medis dengan mendatangkan vaksin Sputnik V buatan Rusia.

Memuat data...

Seorang pria Argentina memiliki penampilan yang benar-benar mirip penyanyi legendaris The Beatles, John Lennon. Di Liverpool, ia kerap dipeluk orang di jalan, diajak berfoto bersama, bahkan diajak minum teh bersama.

Memuat data...

Pergerakan Diego Maradona diredam pemain bertahan Italia, Claudio Gentile, pada laga fase grup putaran kedua Piala Dunia Spanyol 1982. Maradona bangkit empat tahun kemudian, memimpin Argentina juara di Meksiko 1986.

Memuat data...

Berbagai julukan dilekatkan untuk mendeskripsikan kebintangan Diego Maradona, mulai dari maestro, mesias, hingga dewa sepak bola. Tak heran, hari-hari ini dunia mengenangnya sampai tak kenal waktu.

Memuat data...

Kisah wartawan purnakarya ”Kompas”, James Luhulima, dalam mewawancarai pelatih tim nasional Brasil dan Argentina sebelum Piala Dunia 1994. James merasakan sapaan hangat dan berhasil mewawancarai Maradona.

Memuat data...

Diego Maradona telah tiada, tapi ia tak pergi karena ia adalah abadi. Itulah kata-kata Lionel Messi. Kata yang mengungkapkan kesedihan tentang kematian, tapi sekaligus juga keyakinan bahwa Maradona adalah keabadian.

Memuat data...

Diego Maradona bak penyihir. Dia membuat bola seolah bisa lengket di kakinya. Gaya bermain yang penuh atraksi nan magis itu menjadi mitos dan melekat di benak pelaku maupun penikmat sepak bola sampai kini.

Memuat data...

Maradona dipuja-puja dan dikultuskan laiknya seorang ”Tuhan”. Jutaan pengikutnya pun melepas kepergiannya dengan lautan air mata. Padahal, di balik kehebatannya, Maradona sejatinya manusia biasa, penuh kekhilafan.

Memuat data...

Dunia berkabung dengan wafatnya ”Dewa Sepak Bola”, Diego Maradona. Kepergian Maradona menyatukan seluruh komunitas sepak bola dan klub sepak bola mulai dari Boca Junior, River Plate, Napoli, hingga Juventus.

Memuat data...

Diego Maradona bukan musisi hebat ataupun sastrawan flamboyan. Namun, ia bisa disejajarkan Freddie Mercury ataupun William Shakespeare. Maradona merupakan seniman dan pujangga dalam sepak bola. Karyanya akan tetap abadi.

Halaman 1