logo kompas.id
Artikel dengan Tagar
Memuat data...

Novelis dan budayawan Banyumas, Ahmad Tohari, gigih memajukan literasi. Di usianya yang lanjut, Tohari semangat berbagi dan mendorong anak muda untuk membaca dan menulis. Baginya, literasi adalah modal kemajuan bangsa.

Memuat data...

Ahmad Tohari, budayawan Banyumas, terus mendorong anak muda untuk suka membaca dan menulis. Literasi jadi modal untuk kemajuan diri dan bangsa.

Memuat data...

Sastrawan Ahmad Tohari menerima penghargaan Cerpen Pilihan ”Kompas” 2019. Karena pandemi, acara penganugerahan dilakukan jarak jauh dan disiarkan langsung Kompas TV. Namun, 30 menit menjelang acara, lampu tiba-tiba mati!

Memuat data...

Rajinlah membaca buku. Begitu pesan penulis Ahmad Tohari (71) kepada anak muda agar mereka dapat menjadi penulis yang baik dan memberi pengaruh lewat karyanya.

Memuat data...

Karya cerita pendek atau cerpen penting untuk terus dijaga dalam dunia sastra. Ini karena cerpen memberi ruang untuk menggugah imajinasi pembaca serta turut merawat keanggunan dalam bahasa Indonesia.

Memuat data...

Sastrawan Ahmad Tohari 71 tak sabar ingin segera hadir dalam perhelatan Kesaksian Cerpenis Berbagi yang diselenggarakan harian Kompas Jumat 2862019 pukul 1500 Saya ingin berbagi dengan para penulis muda yang brilian katanya Selasa 256 dari Purwokerto Jawa Tengah Menu

Memuat data...

Budayawan asal Banyumas Ahmad Tohari mengingatkan dan mengajak para generasi muda serta masyarakat Indonesia untuk senantiasa menjaga kedamaian menjelang pemilihan umum 17 April mendatang.

Memuat data...

JAKARTA KOMPAS Budaya lokal Indonesia perlu dimasukkan ke dalam suatu karya novel fiksi atau sastra Hal itu sebagai upaya untuk mengenalkan keberagaman budaya dan meningkatkan kecintaan terhadap Indonesia lewat tulisan Penulis buku Friendzone Alnira mengatakan salah satu cara supaya buday

Memuat data...

Taman Sastra Ahmad Tohari mulai dibangun di kawasan Agro Karang Penginyongan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Halaman 1