logo Kompas.id
PolitikBadan Pembinaan Ideologi Pancasila Perlu Dikaji

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Perlu Dikaji

JAKARTA KOMPAS Pemerintah semestinya mengkaji urgensi perubahan Unit Kerja Presiden Bidang Pembinaan Ideologi Pancasila UKP PIP menjadi lembaga yang lebih permanen Tanpa kajian yang rinci Badan Pembinaan Ideologi Pancasila berpotensi mengulang kegagalan Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksana

Oleh ANDY RIZA HIDAYAT DAN NINA SUSILO
· 1 menit baca
Memuat data...
Aris Setiawan Yodi untuk Kompas

Foto Bung Karno yang ditampilkan saat pembukaan acara pembukaan HUT Ke-45 PDI-P yang bertajuk ”Pancasila Bintang Penuntun Indonesia Raya” di Jakarta, Rabu (10/1).

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah semestinya mengkaji urgensi perubahan Unit Kerja Presiden Bidang Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) menjadi lembaga yang lebih permanen. Tanpa kajian yang rinci, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila berpotensi mengulang kegagalan Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7).

Rencana perubahan status kelembagaan UKP PIP muncul ketika lembaga ini baru berusia enam bulan. Desember 2017, Presiden Joko Widodo menyampaikan persetujuannya agar UKP PIP dipimpin pejabat setingkat menteri. Awal Januari ini, para menteri terkait menggodok perubahan institusi tersebut.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor:
Bagikan
Memuat data..