logo Kompas.id
Pemda Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Ekstremisme

Pemda Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Ekstremisme

Oleh Sonya Hellen Sinombor
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO

Salah satu hasil penelitian Pusat Studi Budaya dan Perumahan Sosial Universitas Muhammadiyah Surakarta tentang radikalisme dalam website dan media sosial yang digelar di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Senin (4/12). Dalam beberapa sisi, warga banyak berperan menjadi distributor terkait isu radikalisme.

JAKARTA, KOMPAS –  Isu intoleransi dan ekstrimisme dengan kekerasan di Indonesia mendapat perhatian pemerintah dan organisasi masyarakat sipil. Bahkan, Konferensi Kabupaten/Kota Hak Asasi Manusia yang digelar International NGO Forum for Indonesia Development (INFID) bekerja sama dengan Komisi Nasional HAM dan Kantor Staf Presiden, tanggal 6-7 Desember 2017 mengangkat tema “Memperkuat Peran Pemerintah Daerah dalam Pencegahan Intoleransi dan Ekstrimisme dengan Kekerasan melalui Perluasan Kabupaten/Kota HAM”.

Konferensi diselenggarakan di Hotel Manhattan, Jakarta dari tanggal 6-7 Desember 2017 ini adalah acara tahunan dan merupakan konferensi ke-4. Konferensi dibuka Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Senin (6/11).

Editor:
Bagikan