logo Kompas.id
NusantaraLagu Natal, Syi’ir Tanpo Waton, dan Tarian Sufi

Lagu Natal, Syi’ir Tanpo Waton, dan Tarian Sufi

Mereka berpelukan, berjabat tangan, dan menguatkan persaudaraan di antara iringan lagu-lagu Natal dan Syi’ir Tanpo Waton serta ditutup tarian sufi khas Turki.

· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Penari dari komunitas Gubuk Sufi Jabung bersama anggota komunitas Gusdurian Malang menyajikan tarian sufi seusai misa Natal di Gereja Katolik Paroki Santo Vincentius A Paulo, Langsep, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (25/12/2019). Kedatangan sekitar 30 orang dari komunitas Gusdurian Malang saat perayaan tersebut merupakan bentuk silaturahmi persaudaraan serta dukungan terhadap keberagaman dan toleransi sesuai spirit yang diajarkan Gus Dur.

Ibadah misa Natal di Gereja St Vincentius A Paulo, Jalan Raya Langsep, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (25/12/2019), diramaikan oleh hadirnya Muslim dari Jaringan Gusdurian Malang. Mereka berpelukan, berjabat tangan, dan menguatkan persaudaraan di antara iringan lagu-lagu Natal dan Syi’ir Tanpo Waton serta ditutup tarian sufi khas Turki. Hari itu, semua orang bergembira dalam kebinekaan.

Suara rebana mengiringi perarakan misa di permulaan rangkaian acara. Pemuda Muslim bersarung dan berkopiah berjalan bersama-sama anak-anak altar memasuki gereja. Setelah sampai di gereja, musik pun berganti dengan lagu gerejawi.

Editor:
Bagikan
Memuat data..