logo Kompas.id
NusantaraBanjir di Kulawi Tak Lepas dari Penebangan Kayu Ilegal

Banjir di Kulawi Tak Lepas dari Penebangan Kayu Ilegal

Banjir bandang yang berulang di Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, tak terlepas dari ulah penebangan kayu ilegal.

Oleh VIDELIS JEMALI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/VIDELIS JEMALI

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo (baju oranye, rompi), Sabtu (14/12/2019), meninjau lokasi banjir bandang di Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (12/12/2019).

SIGI, KOMPAS — Banjir bandang yang berulang di Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, tak terlepas dari ulah penebangan kayu ilegal. Harus muncul kesadaran kolektif untuk menjaga dan peduli pada ekosistem agar bisa mencegah bencana.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo saat meninjau lokasi banjir bandang dan bertemu dengan penyintas banjir di Desa Bolapapu, Sabtu (14/12/2019). Turut ikut peninjauan, Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Bupati Sigi Irwan Lapatta, dan Komandan Resor 132/Tadulako Kolonel Agus Sasmita.

banner registration
Lanjutkan baca artikel ini dan artikel lainnya dengan daftar akun Kompas.id.
Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Dapatkan akses tanpa batas ke seluruh artikel premium dengan berlangganan Kompas.id.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Siwi Yunita
Bagikan
Memuat data..