logo Kompas.id
MetropolitanTerperangkap di Teluk Jakarta, Dampak Buruk Sampah Plastik Makin Berlipat

Terperangkap di Teluk Jakarta, Dampak Buruk Sampah Plastik Makin Berlipat

Lokasi Teluk Jakarta menyebabkan arus laut hanya bolak-balik sehingga sampah, termasuk plastik, terus terperangkap di sana. Hal ini berarti konsentrasi sampah meningkat seiring waktu dan dampak buruk makin tinggi.

Oleh J GALUH BIMANTARA
· 0 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RIZA FATHONI

Iyem (70) memungut sampah plastik di pesisir Jakarta di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (12/12/2019). Sembilan sungai DKI Jakarta, Tangerang, dan Bekasi setiap hari membawa 23 ton sampah ke Teluk Jakarta. Sebagian besar dari sampah itu berupa sampah plastik.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Neli Triana
Memuat data..