logo Kompas.id
Politik & HukumMasa Depan Golkar dalam Pusaran Konflik

Masa Depan Golkar dalam Pusaran Konflik

Konflik seperti tak pernah lepas dari Golkar. Bahkan, tak sedikit yang memandang konflik di hampir setiap gelaran Munas Golkar adalah hal yang biasa. Padahal, konflik demi konflik merugikan partai.

Oleh I GUSTI AGUNG BAGUS ANGGA PUTRA
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RADITYA HELABUMI

Bendera Partai Golkar dipasang berderet di jalan layang KH Mas Mansyur, Jakarta, Minggu (1/12/2019). Partai Golkar menggelar Musyawarah Nasional (Munas) X Golkar di Jakarta, 3-6 Desember 2019. Pemilihan ketua umum Golkar menjadi salah satu agenda munas.

Sudah lama Partai Golkar tak mengajukan kadernya sebagai calon presiden. Suara Golkar pascareformasi pun terus menukik. Musyawarah Nasional Golkar 2019 seharusnya dimanfaatkan untuk membalikkan kondisi itu pada Pemilu 2024. Namun, konflik akibat perebutan kursi ketua umum berpotensi mengganjal, seperti konflik berulang yang selalu menghambat gerak partai selama ini.

Konflik di antara dua elite Golkar, Aburizal Bakrie dan Agung Laksono, saat Musyawarah Nasional (Munas) Golkar 2014 bisa jadi merupakan konflik terlama di tubuh partai yang kini telah berusia 55 tahun itu. Hampir dua tahun lamanya keduanya sama-sama mengklaim sebagai ketua umum Golkar.

Editor: Antonius Ponco Anggoro
Bagikan
Memuat data..