logo Kompas.id
β€Ί
Utamaβ€ΊInvestasi Kepala
Iklan

Investasi Kepala

Investasi tidak melulu berupa membeli aset. Namun, investasi pada kepala memang memerlukan dana dan waktu, seperti merelakan waktu di akhir pekan atau mengeluarkan uang lebih untuk mengikuti kursus atau lokakarya.

Oleh
Joice Tauris Santi
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/8VRbyW2V5YH9v_9Z-1N7sUtklQQ=/1024x1019/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2018%2F12%2FJOE-sketsa.jpg
Handining

Anastasia Joice Tauris Santi, wartawan Kompas

Berinvestasi sering kali dimaknai sebagai membeli aset seperti tanah, rumah, emas, saham, atau bisnis yang dapat berkembang nilainya di kemudian hari sehingga kita mendapatkan keuntungan dari modal yang ditanamkan.

Sebenarnya, investasi tidak melulu berupa membeli aset. Jenis investasi lainnya adalah investasi di kepala, dari leher ke atas. Investasi ini tidak berbentuk barang, melainkan berupa mengikuti pelatihan, seminar, kursus, atau membeli buku. Pokoknya semua hal yang dapat memberikan nilai tambah pada pengetahuan kita. Bahkan, ada pepatah yang mengatakan, berinvestasilah pada dirimu dahulu baru menginvestasikan uangmu.

Editor:
Sri Rejeki
Bagikan