logo Kompas.id
UtamaPresiden Tanda Tangani Rencana Aksi Nasional Sawit Berkelanjutan

Presiden Tanda Tangani Rencana Aksi Nasional Sawit Berkelanjutan

Presiden Joko Widodo menandatangani Instruksi Presiden No 6 Tahun 2019 tentang Rencana Aksi Nasional Perkebunan Sawit Berkelanjutan Tahun 2019-2024.

Oleh ICHWAN SUSANTO
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/ICHWAN SUSANTO

Adrian, pengunjung asal Indonesia, melihat buah kelapa sawit dari bibit unggul yang dihasilkan Malaysian Palm Oil Board (MPOB) dalam pameran International Palm Oil Congress and Exhibition (PIPOC 2019) di Kuala Lumpur Convention Center, Malaysia. Bibit unggul yang tersertifikasi atau terjamin diperlukan karena menjadi modal awal bagi peningkatan produktivitas kebun sawit. Hingga saat ini produktivitas sawit Indonesia masih relatif rendah dibandingkan dengan Malaysia, bahkan juga lebih rendah daripada Thailand. Peningkatan produktivitas maupun efisiensi pengolahan menjadi syarat untuk meningkatkan volume produksi tanpa memperluas lahan yang memiliki risiko tinggi pada lingkungan dan sosial.

JAKARTA, KOMPAS — Presiden Joko Widodo menandatangani Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2019 tentang Rencana Aksi Nasional Perkebunan Sawit Berkelanjutan Tahun 2019-2024. Penerbitan inpres itu perlu diintegrasikan dengan sejumlah aturan lain terkait dengan pengelolaan kepala sawit.

Inpres ini disebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pekebun, penyelesaian status dan legalisasi lahan, pemanfaatan kelapa sawit sebagai energi baru terbarukan dan meningkatkan diplomasi untuk mencapai perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, serta mempercepat tercapainya perkebunan kelapa sawit Indonesia berkelanjutan.

Editor: evyrachmawati
Bagikan