logo Kompas.id
EkonomiAtasi Defisit Perdagangan, Pemerintah Lebih Selektif Keluarkan Izin Impor

Atasi Defisit Perdagangan, Pemerintah Lebih Selektif Keluarkan Izin Impor

Kementerian Perdagangan berkomitmen memperkecil defisit neraca perdagangan pada akhir tahun. Salah satu upayanya adalah dengan lebih selektif mengeluarkan izin impor. Impor 30.000 ton daging dari Brasil telah dibatalkan.

Oleh erika kurnia
· 1 menit baca

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan berkomitmen memperkecil defisit neraca perdagangan nasional pada akhir tahun. Salah satu upayanya dengan lebih selektif mengeluarkan izin impor.

Khusus menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menilai impor barang kebutuhan pokok belum diperlukan. Kemendag melihat barang-barang kebutuhan pokok di dalam negeri masih cukup.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, Presiden meminta Kemendag untuk mengantisipasi lonjakan impor. Untuk itu, Kemendag akan lebih selektif memberikan izin impor, terutama barang-barang kebutuhan pokok.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Hendriyo Widi
Memuat data..