logo Kompas.id
UtamaIni Bukan Soal Angka, tetapi...

Ini Bukan Soal Angka, tetapi Perlakuan Manusiawi

Tragedi jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX8 milik maskapai Lion Air PK LQP dengan nomor penerbangan PJT 610 menjadi hari terkelam bagi banyak keluarga korban. Banyak ahli waris korban belum kunjung mendapat kompensasi.

Oleh
Aguido Adri/Sharon Patricia/Erika Kurnia/M Paschalia Judith J
· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/XhRv_dNG_-rTIABy9WS1WiWkK6E=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2019%2F11%2F20191031_ENGLISH-SERIAL_C_web_1572533451.jpg
ANTARA/GALIH PRADIPTA

Keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 menaiki KRI Semarang 594 untuk melakukan prosesi tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat Lion Air di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (29/10/2019). Acara tabur bunga digelar dalam rangka memperingati satu tahun peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang di perairan Karawang pada 28 Oktober 2018.

JAKARTA, KOMPAS - Tragedi jatuhnya pesawat Boeing 737 MAX8 milik maskapai Lion Air PK LQP dengan nomor penerbangan PJT 610 menjadi hari terkelam bagi banyak keluarga korban. Banyak ahli waris korban belum kunjung mendapat kompensasi.

Sampai saat ini dari 189 korban meninggal, baru 69 keluarga korban yang mendapat kompensasi Rp 1,25 miliar dari pihak Lion. Sementara 120 keluarga korban lainnya belum menerima hak yang seharusnya diberikan Lion.

Editor:
khaerudin
Bagikan